print this

Selasa, 05 November 2013

Tugas Softskill Kepariwisataan Semester 5 (Conversation)

The Conversation Between Tour Guide and Tourist
in Jogjakarta, Indonesia
Me (guide)        : Good morning, my name is joko and i am your guide here for today in jogja. How are you?
Tourist               : i am fine and i am ready to go around jogja with you.
Me (guide)         : ok lets go to my car, i’ll bring you to very beautiful places in jogja with others
Tourist               : ok. I really want to go to prambanan temple, can we go there?
Me (guide)         : ofcourse, it’s on my first list mam.
Tourist               : ok let’s go!
Me (guide)     : oke, we already arrived at prambanan temple. Let me tell you about this temple first. Prambanan temple is extraordinarily beautiful building constructed in the tenth century during the reigns of two kings namely Rakai Pikatan and Rakai Balitung. Soaring up to 47 meters (5 meters higher than Borobudur temple), the foundation of this temple has fulfilled the desire of the founder to show Hindu triumph in Java Island. This temple is located 17 kilometers from the city center, among an area that now functions as beautiful park. Now let’s go around the temple.
Tourist               : do you know the legend behind this temple? Could you tell us?
Me (guide)       : of course, There is a legend that Javanese people always tell about this temple. As the story tells, there was a man named Bandung Bondowoso who loved Roro Jonggrang. To refuse his love, Jonggrang asked Bondowoso to make her a temple with 1,000 statues only in one-night time. The request was nearly fulfilled when Jonggrang asked the villagers to pound rice and to set a fire in order to look like morning had broken. Feeling to be cheated, Bondowoso who only completed 999 statues cursed Jonggrang to be the thousandth statue.
Tourist             : woaah, that’s interesting legend. I want to take some picture here, could you help us for the camera?
Me (guide)       : ok, let me take your picture.
Tourist              : thank you.
Me (guide)       : you’re welcome mam.
Tourist             : do you know how many temple here?
Me (guide)       : Prambanan temple has three main temples in the primary yard, namely Vishnu, Brahma, and Shiva temples. Those three temples are symbols of Trimurti in Hindu belief. All of them face to the east. Each main temple has accompanying temple facing to the west, namely Nandini for Shiva, Angsa for Brahma, and Garuda for Vishnu. Besides, there are 2 flank temples, 4 kelir temples and 4 corner temples. In the second area, there are 224 temples.
Tourist              : wow, thats pretty much temple here. Let’s go around.
Me (guide)       : ok, but twenty minutes more we have to leave this temple to find the restaurant for lunch, after lunch we’re going to go to traditional market in jogja.
Tourist                : thats good, i want to buy some batik for my family.
Me (guide)       : now we’re arrived at Beringharjo market. If you want to buy batik, Beringharjo is the best place because of its complete collections; ranging from batik cloth to batik clothes made of both cotton and silk materials, with the prices ranging from tens thousands to a million. Collection of batik cloth is available in west and north parts of the market. We are here until 4.30 pm.
Tourist               : that’s enough time for me.
Me (guide)         : it’s already 4.30 pm and as i can see you bought a lot of things in there. Haha
Tourist              : yeah, i can’t hold it. When i see some Tees, batik, and accesoris i really want to buy all of them.
Me (guide)      : haha. Actually I want to tell you that this is the end of our tour for today but we still have two days to explore jogja. So we’re going back to your hotel, and we’ll meet again tomorrow at 8 am at the lobby.
Tourist              : ok i am really tired today. See you tomorrow.

source: http://www.yogyes.com/

Jumat, 25 Oktober 2013

Tugas Softskill 1 semester 5 (Kepariwisataan 2)

Wisata Barito Utara - Kalimantan Tengah
Danau Butong

Danau Butong termasuk kawasan Kebun Rotan Sedatunya seluas kurang lebih 1.500 hektar di desa Butong Kecamatan Teweh Selatan, kurang lebih 40 mkm arah selatan dari ibukota kabupaten Barito Utara Muara  Teweh secara turun temurun dilindungi oleh adat.
Kondisi demikian akhir-akhir ini dikhawatirkan tidak dapat dipertahankan lagi, kawasan ini kian terancam dengan maraknya perijinan pertambangan dan perkebunan besar sawit yang tidak jauh dari kawasan tersebut, malah kini sudah ada ijin pertambangan batu bara tepat dikawasan ini. Terhadap hal ini masyarakat desa Butong dan Yayasan Barito Hijau telah bersepakat melakukan langkah-langkah memperkuat status konservasi adat tersebut, selain secara bersinergi mengembangkan kawasan ini sebagai kawasan wisata alam (ecotourism).


Hutan Gunung Lumut

HL Gunung Lumut merupakan kawasan hutan yang dikeramatkan (sakral) oleh suku Dayak Hindu Kaharingan Kalteng, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan itu, akan menjadi salah satu kawasan konservasi di pulau Kalimantan yang difasilitasi organisasi konservasi alam tersebut.
Ketika seseorang menghembuskan nafasnya yang terakhir, maka itu berarti bahwa orang yang meninggal itu sedang melakukan perjalanan jiwanya menuju ke Gunung Lumut. Gunung Lumut itu berada di Kalimantan Tengah yang dipercayai sebagai gunung keabadian bagi orang-orang yang meninggal menurut kepercayaan orang Benuaq, Tonyooi dan Rentenukng. Di atas Gunung Lumut ada kampung abadi bagi orang-orang yang telah meninggal dunia. Dalam konteks makna budaya ini, kami gunakan istilah eskatologi dalam konteks kebudayaan Benuaq, Tonyooi dan Rentenukng dan termasuk orang Luangan di Kalimantan Tengah.

Hutan Lindung Pararawen



Desa yang terkenal dengan legenda Gunung Pararawen dan sumber air bersih yang mengalir dari gunung tersebut. Desa yang berjarak +- 350 KM dari sisi utara kota Palangkaraya dan sekitar 40 menit menggunakan speed boat dari kota Muara Teweh. Pararawen memiliki luas sekitar 5,300 H dan hampir setengahnya terdiri dari hutan lindung yang menjadi tempat hidup populasi Wakwak (Owa) liar.

Secara geografis berada di 114º 44’ - 114º 50’ BT dan 0º 37’ - 01º 02’ LS. Letak secara administrasi pemerintahan berada pada wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Barito Utara. Desa sekitar kawasan yaitu Dusun Pararawen Desa Pendreh dan Desa Lemo Kecamatan Teweh Tengah.




Senin, 27 Mei 2013

Tugas 3 Softskill Kewirausahaan (semester 4)

Etika Bisnis dan Kewirausahaan
           Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat. Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

 6 Tingkatan Membangun Moral:
1. Level satu : Tahap Prakonvensional
Pada tahap pertama, seorang anak dapat merespon peraturan dan ekspektasi sosial dan dapat menerapkan label-label baik, buruk, benar dan salah.
Tahap satu : Orientasi Hukuman dan Ketaatan. Pada tahap ini, konsekuensi fisik sebuah tindakan sepenuhnya ditentukan oleh kebaikan atau keburukan tindakan itu. Alasan anak untuk melakukan yang baik adalah untuk menghindari hukuman atau menghormati kekuatan otoritas fisik yang lebih besar.
Tahap dua : Orientasi Instrumen dan Relativitas. Pada tahap ini, tindakan yang benar adalah yang dapat berfungsi sebagai instrument untuk memuaskan kebutuhan anak itu sendiri atau kebutuhan mereka yang dipedulikan anak itu
2. Level dua : Tahap Konvensional
Pada level ini, orang tidak hanya berdamai dengan harapan, tetapi menunjukkan loyalitasterhadap kelompok beserta norma-normanya. Remaja pada masa ini, dapat melihat situasidari sudut pandang orang lain, dari perspektif kelompok sosialnya.
Tahap Tiga : Orientasi pada Kesesuaian Interpersonal. Pada tahap ini, melakukan apa yang baik dimotivasi oleh kebutuhan untuk dilihat sebagaipelaku yang baik dalam pandangannya sendiri dan pandangan orang lain.
Tahap Empat : Orientasi pada Hukum dan Keteraturan. Benar dan salah pada tahap konvensional yang lebih dewasa, kini ditentukan olehloyalitas terhadap negara atau masyarakat sekitarnya yang lebih besar. Hukum dipatuhi kecuali tidak sesuai dengan kewajiban sosial lain yang sudah jelas.
3. Level tiga : Tahap Postkonvensional, Otonom, atau Berprinsip.
Pada tahap ini, seseorang tidak lagi secara sederhana menerima nilai dan normakelompoknya. Dia justru berusaha melihat situasi dari sudut pandang yang secara adilmempertimbangkan kepentingan orang lain. Dia mempertanyakan hukum dan nilai yangdiadopsi oleh masyarakat dan mendefinisikan kembali dalam pengertian prinsip moralyang dipilih sendiri yang dapat dijustifikasi secara rasional. Hukum dan nilai yang pantasadalah yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang memotivasi orang yang rasional untukmenjalankannya.
Tahap Lima : Orientasi pada Kontrak Sosial
Tahap ini, seseorang menjadi sadar bahwa mempunyai beragam pandangan dan pendapatpersonal yang bertentangan dan menekankan cara yang adil untuk mencapai consensusdengan kesepahaman, kontrak, dan proses yang matang. Dia percaya bahwa nilai dannorma bersifat relative, dan terlepas dari consensus demokratis semuanya diberi toleransi.
Tahap Enam : Orientasi pada Prinsip Etika yang Universal. Tahap akhir ini, tindakan yang benar didefinisikan dalam pengertian prinsip moral yangdipilih karena komprehensivitas, universalitas, dan konsistensi. Alasan seseorang untukmelakukan apa yang benar berdasarkan pada komitmen terhadap prinsip-prinsip moraltersebut dan dia melihatnya sebagai criteria untuk mengevaluasi semua aturan dantatanan moral yang lain.

Aplikasi Standar Moral:
Moralitas adalah pedoman yang dimiliki individu atau kelompok mengenai apa itu benar dan salah, atau baik dan jahat.
Pedoman moral mencakup norma-norma yang kita miliki mengenai jenis-jenis tindakanyang kita yakini benar atau salah secara moral, dan nilai-nilai yang kita terapkan padaobjek-objek yang kita yakini secara moral baik atau secara moral buruk. Norma moral seperti “selalu katakan kebenaran”, “membunuh orang tak berdosa itu salah”. Nilai-nilai moral biasanya diekspresikan sebagai pernyataan yang mendeskripsikan objek-objek atauciri-ciri objek yang bernilai, semacam “kejujuran itu baik” dan “ketidak adilan itu buruk”.
Standar moral pertama kali terserap ketika masa kanak-kanak dari keluarga, teman,pengaruh kemasyarakatan seperti gereja, sekolah, televisi, majalah, music dan perkumpulan.

Hakekat standar moral :
1. Standar moral berkaitan dengan persoalan yang kita anggap akan merugikan secara serius atau benar-benar akan menguntungkan manusia.
2. Standar moral tidak dapat ditetapkan atau diubah oleh keputusan dewan otoritatif tertentu.
3. Standar moral harus lebih diutamakan daripada nilai lain termasuk (khususnya) kepentingan diri.
4. Standar moral berdasarkan pada pertimbangan yang tidak memihak.
5. Standar moral diasosiasikan dengan emosi tertentu dan kosa kata tertentu. 

Standar moral, dengan demikian, merupakan standar yang berkaitan dengan persoalan yang kita anggap mempunyai konsekuensi serius, didasarkan pada penalaran yang baik bukan otoritas, melampaui kepentingan diri, didasarkan pada pertimbangan yang tidak memihak, dan yang pelanggarannya diasosiasikan dengan perasaan bersalah dan malu dan dengan emosi dan kosa kata tertentu.

Tanggung Jawab Moral:
    Orang yang memiliki tanggung jawab moral untuk tindakan disebut agen moral. Agen mampu merefleksikan situasi mereka, membentuk niat tentang bagaimana mereka akan bertindak, dan kemudian melakukan tindakan itu. Kehendak bebas merupakan isu penting dalam perdebatan tentang apakah orang pernah bertanggung jawab moral atas tindakan mereka. 
     Tanggung jawab moral belum tentu sama dengan tanggung jawab hukum . Seseorang secara hukum bertanggung jawab untuk sebuah event ketika itu adalah bahwa orang yang bertanggung jawab akan dihukum dalam sistem pengadilan untuk sebuah event. Meskipun mungkin sering terjadi bahwa ketika seseorang secara moral bertanggung jawab atas suatu tindakan, mereka juga bertanggung jawab secara hukum untuk itu, kedua negara tidak selalu bertepatan.
     Tanggung jawab moral di tempat kerja melindungi pekerja, pelanggan dan bisnis. Sebuah perusahaan berkomitmen untuk tanggung jawab moral dan etika yang kuat biasanya lebih kecil kemungkinannya untuk terlibat dalam praktek bisnis yang teduh, memperlakukan karyawannya tidak adil atau mengambil keuntungan dari pelanggan. Contoh tanggung jawab moral di tempat kerja dapat span peristiwa atau keputusan bisnis.

Contoh Pelanggaran Etika Bisnis
  • Skandal Enron, Worldcom dan perusahaan-perusahaan besar di AS Worldcom terlibat rekayasa laporan keuangan milyaran dollar AS. Dalam pembukuannya Worldcom mengumumkan laba sebesar USD 3,8 milyar antara Januari 2001 dan Maret 2002. Hal itu bisa terjadi karena rekayasa akuntansi. Penipuan ini telah menenggelamkan kepercayaan investor terhadap korporasi AS dan menyebabkan harga saham dunia menurun serentak di akhir Juni 2002. Dalam perkembangannya, Scott Sullifan (CFO) dituduh telah melakukan tindakan kriminal di bidang keuangan dengan kemungkinan hukuman 10 tahun penjara. Pada saat itu, para investor memilih untuk menghentikan atau mengurangi aktivitasnya di bursa saham.
  • Kasus Tylenol Johnson & Johnson Kasus penarikan Tylenol oleh Johnson & Johnson dapat dilihat sebagai bagian dari etika perusahaan yang menjunjung tinggi keselamatan konsumen di atas segalanga, termasuk keuntungan perusahaan. Johnson & Johnson segera mengambil tindakan intuk mengatasi masalahnya. Dengan bertindak cepat dan melindungi kepentingan konsumennya, berarti perusahaan telah menjaga trustnya.

sumber: 
  • http://www.ilerning.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2798%3Aetika-bisnis&catid=50%3Ahukum-dan-etika-bisnis&Itemid=78
  • http://www.ilerning.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2798%3Aetika-bisnis&catid=50%3Ahukum-dan-etika-bisnis&Itemid=78&limitstart=1
  • http://ennoasriani.wordpress.com/2012/11/05/etika-ulitialisme-tugas-kelompok-etika-bisnis/
  • http://rosiaprillino.wordpress.com/2013/01/13/contoh-pelanggaran-etika-bisnis/


Kamis, 25 April 2013

Tugas 2 Softskill Kewirausahaan (Semester4)

Perencanaan Organisasi Kewirausahaan

Perencanaan organisasi adalah proses menentukan bagaimanan organisasi bisa mencapai tujuannya. Perencanaan adalah proses menentukan dengan tepat apa yang akan dilakukan organisasi untuk mencapai tujuannya. Dalam istilah resmi perencanaan didefinisikan sebagai perkembangan sistematis dari pogram tindakan yang ditunjukan pada pencapaian tujuan bisnis yang telah disepakati dengan proses analisa, evaluasi, seleksi diantara peluang-peluang yang diprediksi terlebih dahulu. Perencanaan organisasi mempunyai dua maksud: perlindungan dan kesepakatan (protective dan affirmative).

Keuntungan Program Perencanaan:
1. Membantu wiraswastawan berorientasi ke masa depan
2. Koordinasi keputusan
3. Menenkankan tujuan organisasional

Kekurangan Program Perencanaan:
1. Penekanan pada program perencanaan akan memakan banyak waktu manajemen
2. Manajemen harus membagi antara waktu yang digunakan dalam perencanaan dengan waktu yang digunakan untuk fungsi manajemen lainnya.

Aktivitas perencanaan bisa dibagi menjadi dua yaitu:
1. Perencanaan strategis, yaitu perencanaan jangka panjang yang dipusatkan pada organisasi secara keseluruhan.
2. Perencanaan taktis, yaitu perencanaan jangka pendek yang menekankan pada operasi berbagai bagian organisasi yang sedang berjalan.

Manajemen puncak dari suatu organisasi mempunyai tanggung jawab utama untuk melihat apakah perencanaan sudah dilaksanakan apa tidak. Walaupun semua tingkatan manajemen terlibat dalam proses perencanaan, manajemen tingkat atas biasanya menggunakan waktu perencanaan yang lebih banyak dibandingkan manajemen tingkat bawah. Tipe perencanaan yang dilakukan manajemen berubah ketika manajer bergerak ke posisi pada organisasi. Umumnya, manajer tingkat bawah membuat perencanaan jangka pendek: manajer tingkat menengah membuat perencanaan jangka yang agak panjang dan manajemen puncak membuat perencanaan jangka panjang.

Adapun langkah-langkah dalam proses perencanaan yaitu:
1. Menyatakan tujuan organisasi
2. Memilih berbagai cara alternative untuk mencapai tujuan
3. Mengembangkan premis yang menjadi dasar alternative
4. Memilih alternative terbaik untuk mencapai tujuan
5. Pengembangan rencana berdasarkan alternative yang dipilih
6. Mengfungsikan rencana-rencana kedalam tindakan-tindakan

Ada tiga pendekatan untuk melaksanakan fungsi perencanaan
1. Pendekatan probabilitas tinggi
2. Pendekatan maksimasi
3. Pendekatan adaptasi

Rencana – rencana

Suatu rencana merupakan suatu tindakan tertentu yang diusulkan untuk membantu organisasi mencapai tujuannya. Perencanaan, proses evaluasi semua informasi yang relevan, dan penilaian perkembangan masa depan yang mungkin, menghasilkan suatu pertanyaan mengenai arah tindakan yang direkomendasikan suatu rencana. Suatu rencana mempunyai empat dimensi besar:

1. Perulang dimensi

2. Waktu

3. Jangkauan

4. Tingkatan

Dengan menggunakan dimensi perulangan sebagai pedoman, rencana-rencana organisasi biasanya dibagi menjadi dua tipe rencana tetap dan rencana sekali pakai. Rencana tetap digunakan berulang-ulang karena rencana tersebut difokuskan pada situasi organisasional yang terjadi berulang-ulang, sementara rencana sekali pakai hanya digunakan sekali atau beberapa kali karena rencana tersebut difukuskan untuk berhubungan dengan situasi yang relative unik dalam organisasi. Rencana tetap bisa dibagi menjadi kebijaksanaan, prosedur, dan aturan, dam rencana sekali pakai bisa dibagi menjadi program dan anggaran.

Dalam membantu mengambangkan rencana-rencana, wiraswastawan menggunakan teknik alat-alat perencanaan yaitu:

1. Peramalan

yaitu teknik prediksi terjadinya lingkungan masa depan yang akan mempengaruhi operasi organisasi. Pentingnya peramalan terletak pada kemampuannya membantu wiraswastawan mengerti dengan lebih baik perbaikan masa depan dari lingkungan organisasional untuk merumuskan rencana-rencana yang lebih efektif.

2. Metode analisis runtun waktu

Digunakan untuk memprediksi penjualan dimasa mendatang dengan menganalisa hubungan historis antara waktu dan penjualan. Informasi menunjukkan hubungan antara waktu dan penjualan biasanya disajikan dalam bentuk grafik. Penyajian ini dengan jelas menunjukkan kecenderungan dimasa lalu, yang biasa digunakan untuk meramalkan penjualan dimasa mendatang.

3. Penjadwalan

Proses perumusan daftar aktivitas yang mendetail yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan organisasi. Daftar aktivitas tersebut merupakan bagian internal dari rencana organisasional.

4. Peta Gannt Chart

Dikembangkan oleh Hendry L. Gannt. Merupakan diagram balok (bar graph) dengan waktu pada sumbu horizontal dan sumber daya yang dijadwalkan berada pada sumbu vertical.

5. PERT (Program Evaluation and Review Techinique)

Jaringan aktivitas proyek yang menunjukkan baik estimasi waktu yang diperlukan dalam proyek, maupun hubungan berangkai antara aktivitas-aktivias yang harus diikuti untuk menyelesaikan proyek.

6. Jalur Kritis

Merupakan rangkaian dari peristiwa dan aktivitas yang memerlukan peride waktu paling lama untuk diselesaikan.

Sumber

Wiratmo, Maskur. Pengantar Kewiraswastaan-kerangka dasar memasuki dunia bisnis. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1996

Rabu, 27 Maret 2013

Tugas 1 Softskill Kewirausahaan (Semester 4)

Reza Nurhilman (AXL)
About Reza Nurhilman:
Reza Nurhilman is a young entrepreneur and billionaire was born in Bandung, 29 September 1987. He was familiarly called AXL when he was in high school. In addition, the figure of 26 years is known as the founder and Brand Owner Chip MAICIH (President MAICIH). The President also started business in real estate as a way to realize the vision of magnitude, which makes MAICIH (now PT. Maicih Inti Sinergi) as a holding company.

He also wrote a book entitled "Revolusi Pedas Sang Presiden MAICIH". The book can change the paradigm of a person in order to achieve success.  His experiences in business often he distributed at various seminar.  He wants to inspire all young people of Indonesia to fight for a dream.

Achievement:
  • Get the awards from the campus and organizations invited to be a speaker.
  • Representing the local culture to be introduced to officials in South Korea with Vice Governor of West Java Mr. Yusuf M. Effendi (Dede Yusuf).
  • Provide coaching entrepreneurship and make himself as an inspiration in the eyes of the public.
  • Get Award of the Magazine "The Marketeers" in 100 YWN as a new wave marketing.
  • Get Award of the Magazine "Gadis" as the hottest category   
  • Getting the "Role Model Awards 2012" from OZ Radio Bandung
  • And others in the field of entrepreneurship. 
Profil: Reza Nurhilman, the founder and Brand Owner Chip MAICIH (President MAICIH).
modal : 15 million rupiahs
Provit: 800-900 Million rupiahs
Location: Bandung, West Java.
Promotion: from Social Media (Internet)


Source: http://www.axltwentynine.com/about and http://profilpengusahasuksesindonesia.blogspot.com/2012/11/pengusaha-muda-sukses-indonesia-reza.html