print this

Minggu, 10 November 2013

Tulisan Feature (jurnalistik)

Di Bus Kota
Budi, Anto, Tari, Ika, dan Tya merupakan mahasiswa dari perguruan tinggi swasta di Jakarta. Mereka berlima sedang berlibur bersama ke jogjakarta mengisi liburan semester yang cukup lama. Sekitar 6 hari mereka berada di Jogja, padahal rencana awal mereka hanya  pergi selama 3 hari saja. Hal itu terjadi karena mereka tidak mendapatkan tiket untuk pulang ke jakarta. Di Jogja mereka pergi ke berbagai spot wisata  yang menarik di sekitaran Jogja bersama sama.
Ada beberapa pengalaman unik yang terjadi saat mereka berada di Jogja, dan beberapa di antara nya terjadi di dalam bus kota di Jogja. Suatu malam saat mereka berada di dalam bus hendak pergi ke daerah Malioboro. Ada sekitar 5 orang waria yang masuk ke dalam bus. Saat itu bus sedang sepi penumpang, hanya ada supir dan mereka berlima, ditambah dengan 5 orang waria tersebut. Waktu mereka berada di Jogja memang terlihat banyak sekali para waria yang tersebar di jalan jalan Jogja. Saat para waria tersebut masuk ke dalam bus terlihat muka mereka berlima menjadi pucat karena takut. Budi dan Anto menyembunyikan rasa takut mereka dengan tidak memandang para waria tersebut, begitu pula Tari dan Tya yang mencoba untuk tetap tenang. Ika yang sedari tadi terlihat panik membuat 2 orang waria datang mendekati mereka. Ika pun tertunduk karena takut. Para waria pun menegor mereka dengan agak tegas. Dua orang waria tersebut merasa tersinggung, karena mereka merasa tidak melakukan apa apa tetapi Ika menunjukan raut wajah dan gerak gerik ketakutan. Para waria tersebut menegur Ika dan berkata  “banyak waria di luar sana jika bertemu dengan orang lain seperti kamu akan langsung marah marah, bahkan tidak segan segan untuk mencelakan orang tersebut”. Ika pun semakin ketakutan saat si waria tersebut berkata seperti itu. Akhirnya pada halte berikutnya Budi, Anto, Tari, Ika, dan Tya mereka memutuskan untuk turun dan melanjutkan dengan bus yang lain. Mereka akhir nya sampai dengan selamat di daerah malioboro dengan menggunakan bus yang lain.
Keesokan hari nya masih di bus kota, mereka berlima baru saja dari tempat wisata yang menarik di Jogja dan hendak pulang ke penginapan dengan menggunakan bus. Dalam perjalanan bus cukup penuh dengan penumpang. Suatu saat naik lah sepasang suami isteri ke dalam bus. Mereka berdua tampak nya sedang tidak harmonis. Budi dan kawan-kawan duduk di belakang sepasang suami isteri tersebut. Tak di sangka tangan sang suami menampar dengan enteng nya. Sang istri hanya terdiam dan tertunduk malu dengan penumpang yang lain. Budi dan kawan kawan pun hanya terdiam menyaksikan adegan tersebut. Sang suami pun akhirnya diam tetapi sesekali dia mengomeli istrinya tersebut. Tak lama kemudian mereka berdua turun, sang suami menarik dengan kasar tangan isteri nya. Di jalan pun mereka kembali beradu mulu. Semua penumpang pun melihat ke arah luar termasuk budi dan kawan kawan nya. Bus pun berlalu begitu saja dan keadaan kembali normal kembali. Budi dan kawan kawan pun akhirnya sampai ke penginapan agar bisa beristirahat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar