Hp Rekondisi:
Barang Lama di Sulap Menjadi Baru
Apakah HP rekondisi itu? HP rekondisi
adalah HP bekas yang sudah menjadi
limbah di luar negeri. Limbah-limbah HP tersebut diambil mesin dan LCD
monitornya kemudian dirakit ulang. Sementara casing, charger dan aksesori
lainnya diganti baru. Umumnya, HP bekas itu didatangkan dari Negara-negara di
Asia seperti Korea, Jepang, dan Cina.
Jika anda sudah sangat sering menggunakan
HP atau mengerti tentang seluk beluknya anda pasti akan mengetahui perbedaan HP
rekondisi dan yang asli dalam sekali pegang. Spesifikasi rekondisi sangat
berbeda dengan ponsel asli. Jadi yang mirip sebenarnya hanyalah tampilan
casing, termasuk merek dan serinya. Cirri-ciri lainnya, kualitas suara
terdengan jelek dan pecah; anda bisa menguji dengan memutar lagu. Casing ponsel
sekilas terlihat mirip asli, tetapi jika diteliti ternyata dibuat dari bahan
yang berbeda. Bobot ponsel palsu lebih ringan. Huruf-huruf pada ponsel tampak
berbeda.
80% ponsel garansi tidak resmi yang
diperjual belikan, battery dan chargernya palsu, termasuk yang dijual di outlet
resmi Operator selular, karena itu semua bukan barang baru (barang bekas
rusak/reject di luar negeri, diperbaiki dan dibungkus ulang seperti baru,
namanya refurbish product atau bahasa Indonesia-nya barang rekondisi).
Kalau tidak mahir membedakan mana yag
asli dan palsu, belilah barang yang bergaransi resmi di toko yang penjualnya
paling tidak bisa anda percaya.
Jangan mudah tergiur oleh harga murah.
Kadang, barang yang dijual murah biar pun ber-garansi resmi ternyata tidak 100%
baru atau perlengkapannya sudah ditukar. Segel plastik dan kemasan bagus tidak
menjamin. Barang yang terdapat didalamnya.
Jangan sering-sering charge battery
ponsel dalam waktu yang lama. Kalo pake battery palsu agak riskan. Bisa
meledak. Kalo battery asli paling tidak rusak atau soak dan gampang low-batt,
tapi tidak mungkin akan meledak.
Battery diraba dengan tangan kalau
bentuknya gelembung/buncit dibagian tengah seperti orang hamil seperti itu
tanda-tanda sudah mau keluar isinya alias meledak.
Battery asli (misalnya nokia) dilengkapi
hologram asli. Kalau diperhatikan bentuknya sangat jelas. Dua buah tangan
sedang bersalaman. Kalau battery digerakkan kiri-kanan-depan-belakang.
Disamping hologram ada stiker hitam yang kalau dikerok akan muncul angka yang
bisa dicek validitas (keasliannya) di website resmi nokia. Yang palsu hologram
tidak jelas Cuma berkilau, warna kekuning-kuningan, tulisannya juga agaj buram,
kalau dipegang permukaan battery berbeda dengan yang asli.
Charger asli bisa dipastikan kalau
dipegang berasa agak berat dan ada barcodenya. Sedangkan yang palsu sangat
ringan dan kasar buatannya, barcode juga tidak terlihat jelas.
Perhatikan kotak ponselnya. Kadang
cetakannya buram terkesan murahan dan bahan kartonnya tipis.
Ponsel rekondisi termasuk barang yang
berbahaya. Sebab barang yang tidak keluar dari Quality Control pabrik, tingkat
radiasi signalnya serta konsumsi daya battery-nya tidak dapat dipertanggung
jawabkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar